Lezatnya Roti Sisir, Jajanan Jadul yang Ogah Tersingkir

Diperbarui: 5 Nov 2020

Biarpun jadul, tetap banyak dicari karena rasanya yang mantul


Selembar roti sisir disobek, kemudian dicelup teh hangat atau tersanding dengan secangkir kopi. Ah, nikmat santai sore didampingi lezatnya roti sisir memang enggak ada duanya. Walaupun tergolong jajan jadul, kue yang satu ini bisa dibilang sudah menjadi salah satu comfort food (atau comfort snack, mungkin) bagi sebagian pecinta kuliner Indonesia. Gurih dan manisnya selalu mengingatkan kehangatan suasana rumah.


Bagi yang belum tahu, apa sih roti sisir itu? Roti sisir ini sebenarnya adalah salah satu jajan jadul (jaman dulu) yang cukup sederhana. Kue ini terbuat dari adonan roti yang ditumpuk satu sama lain, seringnya tersaji dengan olesan butter, mentega, atau gula di bagian luarnya. Cara menikmatinya pun sederhana dan cukup unik. Kalau membeli roti sisir yang utuh, kita cukup merobek ‘sisiran’ roti untuk kemudian dimakan baik sebagai snack, maupun menu sarapan atau makan siang praktis. Meskipun banyak juga yang menjual dalam bentuk eceran alias sudah terbungkus dalam sobekan tunggal.


Roti Sisir pandan nutaste cake

Nah, justru karena kesederhanaannya inilah, lezatnya roti sisir menempati posisi tersendiri di hati banyak orang.


Dulu, camilan sederhana bisa dengan mudah kita temui di mana-mana, mulai dari pasar tradisional, toko roti terdekat, sampai di pusat-pusat perbelanjaan modern. Harganya pun relatif murah dibanding jenis kue, cake, ataupun pastry lainnya. Tapi sayang, seiring berjalannya waktu, hadirnya beragam kue dan camilan kekinian perlahan menggerus popularitas roti sisir sebagai jajan jadul pendamping teh atau kopi.


Tapi apakah euforia lezatnya roti sisir akan benar-benar tersingkir dan dilupakan? Wah, semoga saja jangan ya. Karena jajan jadul yang satu ini punya bagian dalam kekayaan kuliner nusantara; walaupun sebenarnya roti–secara umum–merupakan adaptasi dan akulturasi budaya kuliner barat.


Baca Juga : 5 fakta Enak Tentang Donat, Wajib Banget Buat Disimak.


Roti Sisir - Budaya Belanda yang masuk ke Indonesia


Sebagai negara yang pernah menduduki (baca: menjajah) Indonesia selama kurang-lebih 3,5 abad lamanya, beragam kebudayaan mereka pun turut memengaruhi budaya kita. Salah satunya adalah dalam hal kuliner. Seperti kebanyakan negara Eropa lainnya, salah satu makanan pokok di Belanda adalah roti. Tradisi kuliner inilah yang secara tidak langsung mereka ‘perkenalkan’ di Indonesia.


Memang sih, hal ini enggak serta-merta mengubah makanan pokok masyarakat Indonesia dari nasi dan umbi-umbian. Tapi tetap saja, hadirnya roti sebagai salah satu olahan gandum ini turut memperkaya khazanah kuliner nusantara. Nah, dari sinilah mulai berkembang aneka ragam produk roti. Salah satu contoh klasik adalah roti tawar dan roti sisir (beberapa orang menyebutnya roti sobek).


Roti Sisir - Bekal makan siang sampai teman begadang


Pada awal kemunculannya, roti sisir dulu sering dijadikan bekal makan siang anak sekolah. Dikutip dari berbagai sumber, dua faktor terkuat yang sering menjadi alasan adalah karena harganya yang murah dan praktis. Tidak heran memang, karena seperti yang sudah kita singgung sedikit di atas, roti sisir bisa dengan mudah dibeli di pasar tradisional. Solusi pas dan praktis bagi para ibu untuk menyiapkan bekal sederhana untuk putra-putri mereka yang masih duduk di bangku TK maupun SD.


Selain untuk dibawa sebagai bekal, lezatnya roti sisir juga sering diasosiasikan sebagai kudapan pendamping teh atau kopi. Selain karena perpaduan rasa manis dan gurihnya yang seimbang, konsumsi satu atau dua ‘sisir’ saja sudah cukup mengganjal perut di kala waktu senggang, atau pada saat lapar tanpa harus mengonsumsi makanan berat seperti nasi.


Roti Sisir Smoked Beef

Kehadiran Roti Sisir di era jajan kekinian


Munculnya beragam jajanan kekinian bukan berarti serta merta membuat jajanan jadul seperti roti sisir benar-benar terasing dan tersingkir. Justru euforia ini sangat pas untuk mengenalkan jajan jadul ini dengan nuansa baru yang lebih fresh, lebih beragam, dan dapat diterima lebih banyak kalangan.


Pertanyaan yang mungkin muncul adalah, memangnya roti sisir mau dibikin seperti apa lagi?


Pertanyaan yang cukup menantang memang, karena keunikan roti sisir terletak di bentuknya yang harus bisa ‘disobek’ untuk dinikmati. Tapi bukan berarti inovasi harus berhenti. Contohnya nih, Nu’Taste selalu menghadirkan aneka roti sisir kekinian yang tampil menarik dengan aroma menggoda dan rasa istimewa. Selain varian original yang membawa nostalgia, kalian juga bisa menikmati berbagai pilihan lainnya, seperti varian smoked beef dan melted cheese sebagai isiannya, parutan keju sebagai topping-nya, ataupun wangi pandan sebagai aromanya. Dengan bahan-bahan alami pilihan dan proses pengolahan terbaik, dijamin roti sisir Nu’Taste bakal bikin waktu ngemil jadi lebih puas dan menyengankan.


Ngomong-ngomong, varian roti sisir kalian yang mana nih?

9 tampilan0 komentar